Serba Serbi Material Dapur

Dapur kini bukan hanya sekedar tempat memasak dan mencuci piring, tetapi juga merupakan bagian esensial dalam sebuah hunian.

Selain berkaitan dengan isu keterbatasan lahan hunian, fenomena ini juga merupakan wujud perkembangan gaya hidup modern yang semakin praktis dan efisien. Oleh karena itu, sifat yang mudah dirawat, mudah diakses, dan sistematis, menjadi kunci desain dapur ideal saat ini.

Material adalah hal utama yang mendasari kinerja seluruh perangkat dapur tersebut. Maka terlepas dari trend selera akan tema desain dapur, terdapat material-material andalan yang senantiasa menjadi elemen popular di dapur. Berikut ini adalah beberapa diantaranya:

  1. BATU ALAM

Batu alam yang sering digunakan di area dapur adalah jenis granit dan marmer. Sifatnya yang kuat, keras, tahan air, padat, dan cenderung tidak porus menjadi karakteristik unggulannya sehubungan dengan kondisi dapur yang rentan terkena air, zat kimia, dan panas.

Batu alam memiliki motif dan serat alami yang dapat mempercantik tampilan dapur. Ini merupakan alasan mengapa batu alam senantiasa menjadi favorit dari waktu ke waktu untuk digunakan sebagai table top atau bingkai cabinet dapur.

Agar diperoleh fungsi dan tampilan yang optimal, penggunaan batu alam di dapur tetap memerlukan coating khusus. Hal ini ditujukan untuk menjaga warna dan kepadatan bahannya (tidak porus) serta melindungi permukaannya dari goresan dan noda.

  1. KAYU DAN MDF (Medium Density Fiberboard)

Kayu merupakan salah satu jenis material yang paling banyak digunakan di dapur. Selain karena mudah didapat, kayu banyak disukai karena karakter khas tampilannya yang hangat dan berkesan alami. Namun kayu memiliki beberapa kelemahan terutama yang berhubungan dengan air dan panas. Oleh karena itulah penggunaan material kayu di dapur hanya direkomendasikan untuk kabinet dan lemari penyimpanan yang bersifat kering dan terpisah dari area masak dan cuci.

Pengunaan coating atau veneer khusus pun tetap diperlukan agar daya tahan dan kekuatannya lebih tinggi.

Dalam perkembangannya, material MDF banyak digunakan sebagai pengganti kayu solid. Meskipun tetap memerlukan treatment berupa penggunaan veneer khusus, material MDF lebih unggul karena cenderung lebih ringan dan efisien. Pilihan warna dan jenis seratnya pun kini sangat bervariasi.

  1. SOLID SURFACE

Pemakaian material solid surface telah berusia cukup lama, namun kepopulerannya seakan-akan baru muncul belakangan ini. Wujudnya yang simple, clean, dan sangat variatif kian mendapat perhatian seiring dengan perkembangan tren desian modern kontemporer yang simple dan bercitra individual.

Sifatnya pun keras (solid), tidak porus, dan tanpa sambungan. Material solid surface dapat digunakan pada hampir seluruh bagian dapur. Table top, meja makan, island, lemari, rak, kabinet, bahkan area dinding, seluruhnya dapat menggunakan material ini karena sifatnya yang fully-customized.

Ada beragam jenis solid surface. Ada yang murni olahan kimia, ada yang merupakan campuran dengan bahan lain seperti akrilik dan batu alam seperti granit dan marmer. Oleh karena itu kualitas kekuatannya pun beragam, sesuai dengan bahan dasarnya.

  1. STAINLESS STEEL

Material ini adalah salah satu material yang paling banyak dipakai di dapur. Citra tampilannya yang modern dan high tech serta karakteristiknya yang kuat seakan tak tergantikan.

Keunggulan utamanya adalah ketahanannya terhadap panas dan api. Oleh karena itu penggunaan material sangat diutamakan untuk area masak, yaitu sekitar kompor, oven, atau microwave, serta sebagai detail dekoratif.

  1. KERAMIK DAN KACA

Keramik banyak digunakan sebagai material untuk dinding, lantai dan area table top. Namun pada perkembangannya, keramik lebih diminati sebagai material dekoratif dinding dan lantai saja.

Salah satu jenis yang popular belakangan ini adalah bentuk mozaik dengan warna-warni vibrant. Sedangkan untuk table top, penggunaan keramik mulai ditinggalkan karena bagian nat-nya (sambungan) mudah terkena noda dan porus.

Penggunaan kaca senantiasa popular sebagai dekorasi interior. Perawatannya yang mudah, fleksibel, dan mudah dipadukan dengan berbagai tema desain menjadi keunggulan utamanya. Material kaca banyak digunakan untuk detail dinding, partisi, tutup kabiner, atau table top. Tampilan bersih, modern dan berkilat adalah tiga hal yang mjenjadi kunci keunggulan kedua material ini.

  1. INOVASI FINISHING

Finishing dapur memiliki peranan penting dalam tampilan dapur secara keseluruhan. Dua jenis finishing yang paling populer saat ini adalah jenis high gloss dan HPL (High Pressured Laminated).

Finishing high gloss disukai karena sifat kilapnya yang berkesan mewah dan modern, sedangkan HPL disukai karena sifatnya yang fleksibel untuk berbagai jenis pengaplikasian. Motif keduanya pun sangat variatif, mulai dari nuansa kayu alami, logam yang modern, hinga tema dan warna-warni pop yang ceria.

Sumber: Majalah Griya Asri

 

This entry was posted in Promotion. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>